Gunung Papandayan 2.665 Mdpl

Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut Jawa Barat,  tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.Pada Gunung Papandayan, terdapat beberapa kawah yang terkenal. Di antaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. Kawah-kawah tersebut mengeluarkan uap dpapandayan4ari sisi dalamnya.kawah

Dari sejak awal pendakian, mata sudah dimanjakan dengan panorama sekitar yang sungguh menawan. Bulan Juni merupakan bulan yang cocok untuk kegiatan treking, karena sedang musim kemarau. Sehingga, cuaca begitu cerah dengan langit yang begitu biru,  awan putih . Karena bau belerang masih agak menyengat, disarankan agar mengenakan masker  untuk menghindari pusing atau mual.Perjalanan dari pos awal hingga tempat kami bermalam, yaitu Pondok Salada hanya memakan waktu tidak lebih dari 4 jam. Hal ini dapat dilakukan dengan kondisi santai atau slow trekking, sambil menikmati indahnya pemandangan di sepanjang jalur pendakian.

papandayanPemandangan indah lagi-lagi ada di hadapan mata kita. birunya langit dan indah nya kepulan asap yang membumbung tinggi ,menjadi pemandangan yang menarik bagi pendaki,kami terus berjalan sambil meniukmati alam sekitar nya Akhirnya kami menemukan jalan turun yang tidak terlalu terjal, perjalanan terus berlanjut. Setelah melewati sungai jalanan cukup menanjak. Medan yang dilalui berupa tanah,  Hingga nanti ada pertigaan ke arah pangalengan dan pondok salada. Ambil jalan kiri untuk menuju pondok saladah. Sampai pondok salada treknya memang mudah.sesampainya di pondok salada . Di sini sudah banyak tenda yang didirikan. Saya istirahat sejenak, memandang hutan mati dari kejauhantendamemasak

Sebelum matahari kabur dari pandangan kami, tenda harus segera berdiri. Kami bergegas spotting mencari tempat yang cocok untuk mendirikan tenda. Lantas segera mengeluarkan barang-barang, mendirikan tenda, bersiap untuk acara masak-memasak pada malam hari.Di pagi hari kami menikmati dingin yang menusuk tulang,sambil mengambil beberapa gambar sunset yang begitu indah di sebelah pondok salada di tepi lembah,papandayan1pemandangan yang begitu indah dan menakjubkanpapandayan3

setelah beberapa jam matahari memancarkan cahayanya kami pun bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan menuju hutan mati Berjalan melewati hutan mati rasanya seperti hidup di belahanbumi lainnya. Asing, sungguh asing. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di daerah ini.Sesampainya di persimpangan jalan menuju tegal alun, kami mengalami kegalauan antara menuju tegal alun atau parkiran. Akhirnya kami memutuskan untuk langsung menuju parkiran.papandayan2

Jalur menuju parkiran /camp david begitu curam dan licin kami sangat berhati dalam menuruni sebagian tebing yang curam,dengan kondisi hujan sesampainya di camp david kami berteduh di salah satu warung sambil menunggu teman teman  yang belum sampai sambil minum kopi dan gorengan hangat kami bercanda ria,warungSetelah beberapa jam kami sudah berkumbul dan berbenah alat dan langsung pulang menuju jakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s